Oleh: Ariya Ilham | 22 Juli 2009

Facebook vs nilai akademik

Sekarang ini siapa yang tidak kenal Facebook, sebuah jejaring sosial yang sedang naik daun. Kita bisa lihat bahwa saking boomingnya Facebook sampe-sampe bermunculan begitu banyak buku tentang Facebook ini, para operator seluler juga memanfaatkannya sebagai iklan produk mereka. Mulai dari orang yang dahulu tidak tahu internet, sekarang beramai-ramai buat akun di Facebook.

Dibalik semua itu, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Aryn Karpinski dari Ohio State University, Amerika Serikat menyimpulkan bahwa keasyikan mengakses Facebook diklaim dapat berdampak buruk bagi prestasi akademik para mahasiswa.

Hasil penelitian itu mengungkap bahwa para mahasiswa di Amerika Serikat yang rutin mengutak-atik Facebook punya nilai lebih rendah ketimbang mereka yang tidak melakukannya.

“Studi kami menunjukkan bahwa mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu di Facebook lebih sedikit belajar,” papar Karpinski seperti dilansir United Press International.

Karpinski menambahkan, setiap generasi punya jenis gangguan sendiri-sendiri yang saat ini diwakili antara lain oleh Facebook. Menurutnya, tingkat kecanduan Facebook berpengaruh signifikan terhadap apakah seorang mahasiswa mendapat nilai A atau B. Meski demikian, para mahasiswa penikmat Facebook tampaknya tak menyadari hal itu. Sebab dalam studi tersebut, 79 persen responden menganggap ber-Facebook ria tidak bakal berpengaruh terhadap prestasi akademik mereka.

Facebook jika dimanfaatkan dengan baik dalam artian mahasiswa bisa membagi waktu antara ber-FB ria dengan belajar akan berdampak baik. Sayangnya mahasiswa sekarang cenderung kurang bisa mengatur waktu, belum atau tidak mau tahu dengan tugas-tugas mereka sebagai mahasiswa.

Jika mahasiswa di Amerika yang kita tahu pendidikannya lebih baik dibandingkan Indonesia terpengaruh buruk dengan Facebook, apalagi mahasiswa Indonesia. Sayang belum ada riset yang serupa untuk mahasiswa Indonesia.

Kita juga tidak bisa mengklaim semua mahasiswa terpengaruh buruk, tapi seberapa persenkah yang terpengaruh buruk dibandingkan yang terpengaruh baik?

Semuanya terpulang kepada mahasiswa, mereka yang menentukan pilihan, bisa mengatur waktu atau justru terlena dengan Facebook.


Tanggapan

  1. info yang sangat bagus, kritis dan membangun….. trim’s

    • Ok sama2…
      Semoga saja berguna….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: